Transformasi digital dalam pendidikan mendorong perlunya media pembelajaran yang interaktif dan adaptif terhadap karakteristik generasi digital. Game edukasi (edu-game) menjadi salah satu media potensial dalam penanaman nilai karakter, namun pengembangannya masih menghadapi tantangan pada aspek rekayasa perangkat lunak, khususnya dalam menghasilkan konten yang dinamis dan bermakna. Sebagian besar game edukasi saat ini bersifat statis karena kontennya dibuat secara manual (hard-coded) dan tidak memperhatikan dimensi pedagogis secara mendalam. Artikel ini mengusulkan model konseptual baru bernama Value-Driven Procedural Content Generation (VD-PCG) sebagai kontribusi di bidang rekayasa perangkat lunak game edukasi. Model ini menempatkan nilai karakter (values) sebagai inti dari proses generatif, dengan arsitektur tiga lapis yang terdiri atas Value Layer, Mechanics Layer, dan Content Layer. Pendekatan ini memungkinkan sistem secara otomatis menghasilkan konten game (misi, dialog, dan interaksi) yang selaras dengan nilai yang dituju, seperti kejujuran, kebersamaan, dan kemandirian. Penelitian ini bersifat konseptual dengan tiga tahapan metodologis: kajian literatur, analisis kesenjangan, dan sintesis model. Hasilnya adalah sebuah kerangka konseptual yang berpotensi menjadi dasar bagi pengembangan engine generatif berbasis nilai untuk educational serious games. Penelitian lanjutan akan difokuskan pada implementasi dan validasi empiris model melalui studi kasus game edukasi “Santri Cilik”.
Copyrights © 2025