Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara rinci bagaimana pendekatan kontekstual diterapkan untuk memperkuat pemahaman konsep pada materi zat dan perubahannya pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kalisat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak karena metode pembelajaran masih berpusat pada guru serta minimnya keterkaitan antara materi dengan pengalaman nyata. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap guru IPA dan siswa yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi situasi dan fenomena sehari-hari melalui pendekatan kontekstual mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa membangun konsep melalui pengalaman autentik, diskusi kelompok, dan kegiatan reflektif. Kendala seperti kurangnya fasilitas laboratorium dan keterbatasan waktu dapat diatasi dengan penggunaan media pembelajaran sederhana. Secara keseluruhan, pendekatan ini efektif mendukung pembelajaran IPA yang lebih bermakna dan sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025