Penelitian ini mengkaji manajemen pembelajaran berbasis metode eksperimen dalam upaya peningkatan kemampuan berpikir kritis pada anak kelompok B di TK Tahfidz Mafaza Semarang. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis anak masih rendah, terlihat dari kurangnya inisiatif dalam mengajukan pertanyaan, menyampaikan sudut pandang, berpikir rasional, dan menganalisis. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas manajemen pembelajaran melalui metode eksperimen dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan model Kurt Lewin, melibatkan 8 anak sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa manajemen pembelajaran dengan metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak kelompok B di TK Tahfidz Mafaza, dengan dengan peningkatan sebesar 12,5% pada siklus I dan mencapai 82,5% pada siklus II, menunjukkan keberhasilan dalam mencapai indikator yang ditetapkan. Dengan demikian, metode eksperimen terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini.
Copyrights © 2025