Era yang terus berkembang dan adanya globalisasi membuat seluruh aspek kehidupan mengalami perubahan termasuk aspek kebudayaan. Saat ini budaya dari luar dengan mudah masuk ke suatu negara melalui globalisasi, tak terkecual|i d|i |Indones|ia. Salah satu budaya as|ing yang masuk ke |Indones|ia adalah budaya Korea. Budaya Korea diterima oleh masyarakat dari berbagai kalangan sehingga menimbulkan fenomena “Korean Wave” atau disebut juga Hallyu. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif, bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari lifestyle, social media marketing dan desain produk terhadap keputusan pembembelian produk merchandise K-Pop pada kelompok K-Popers di Surakarta. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan teknik purposive sampling, Populasi penelitian ini adalah K-Popers di Surakarta yang pernah membeli merchandise K-Pop yang jumlahnya tidak terhingga, dengan jumlah sampel 100 responden. Analisis data dilakukan menggunkan uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji kelayakan model (F) dan uji hipotes|is (t). Has|il penel|it|ian |in|i menunjukkan bahwa var|iabel l|ifestyle, soc|ial med|ia market|ing dan desa|in produk berpengaruh secara s|imultan dan pars|ial terhadap keputusan pembembel|ian produk merchand|ise K-Pop pada kelompok K-Popers d|i Surakarta.
Copyrights © 2025