Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PJBL) terhadap peningkatan kreativitas siswa pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan keterampilan abad ke-21, khususnya kreativitas, yang masih kurang terfasilitasi melalui pembelajaran konvensional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian melibatkan dua kelas IV di SD Negeri Puncaksari, yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen dengan penerapan model PJBL dan kelas IV B sebagai kelas kontrol dengan metode konvensional. Instrumen penelitian mencakup tes kreativitas, angket respon siswa, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PJBL secara signifikan meningkatkan kreativitas siswa dibandingkan model konvensional, dengan rata-rata nilai kreativitas siswa berada di atas KKM. Aspek orisinalitas, fleksibilitas, dan elaborasi siswa berkembang secara optimal. Respon siswa terhadap model PJBL tergolong sangat positif dengan tingkat kepuasan sebesar 88,39%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model PJBL efektif diterapkan dalam pembelajaran IPAS untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan abad ke-21 siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025