Penelitian ini dilatarbelakangi oleh isu penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) berbasis environmental, social, and governance (ESG) yang diyakini berpotensi memengaruhi kinerja keuangan perusahaan, meskipun bukti empiris yang ada masih menunjukkan hasil yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan SAK berbasis ESG terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan rasio ROA, ROE, dan NPM, dengan mempertimbangkan variabel ukuran perusahaan, leverage, serta perbedaan sektor industri. Populasi penelitian mencakup perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2024, dengan jumlah sampel sebanyak 109 perusahaan yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang dipublikasikan oleh perusahaan, kemudian dianalisis dengan metode regresi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ESG, ukuran perusahaan, dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, serta tidak ditemukan perbedaan pengaruh ESG antar sektor industri. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi penerapan ESG, ukuran perusahaan, dan leverage tetap memiliki relevansi dalam menjelaskan variasi profitabilitas. Oleh karena itu, integrasi praktik ESG dengan strategi keuangan menjadi penting untuk mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan dalam jangka Panjang.
Copyrights © 2025