Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia akibat penurunan fungsi sistem kardiovaskular. Upaya nonfarmakologis seperti senam aerobic low impact dinilai aman dan efektif untuk menurunkan tekanan darah. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan 50 lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mayamuk, Kabupaten Sorong. Intervensi senam dilakukan dua kali seminggu selama April–Mei 2025. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Proporsi lansia dengan hipertensi derajat 1 turun dari 70% menjadi 24%, dan hipertensi derajat 2 dari 28% menjadi 0%. Sebanyak 58% responden mencapai tekanan darah normal pasca-intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), menandakan terdapat perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah senam. Tekanan darah responden menurun secara signifikan setelah mengikuti senam aerobic low impact. Simpulan: Senam aerobic low impact efektif menurunkan tekanan darah melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah dan efisiensi kerja jantung. Senam aerobic low impact berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi dan dapat dijadikan program rutin di fasilitas kesehatan. Kata Kunci: aerobic low impact, hipertensi, lansia
Copyrights © 2025