TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol
Vol 11, No 3 (2025): TELKA

Purwarupa Sistem Monitoring dan Kendali Suhu, Kelembapan, dan Kadar Air Media Tanam Pada Kumbung Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus)

Ginting, Theo Ignatius (Unknown)
Wahab, Faisal (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2025

Abstract

Jamur tiram termasuk komoditas yang banyak diminati oleh masyarakat. Kandungan gizinya yang tinggi menjadikannya sebagai salah satu pilihan bahan pangan yang layak dikonsumsi. Banyaknya peminat jamur tiram mengakibatkan kebutuhan akan jamur tiram di Indonesia terus meningkat. Sayangnya kebutuhan jamur tiram di Indonesia belum bisa seluruhnya dipenuhi petani jamur tiram. Budidaya jamur tiram tidak memerlukan modal dan lahan yang besar, namun memerlukan perhatian khusus dalam merawatnya. Yang sering menjadi kesulitan dalam budidaya jamur adalah kurang memperhatikan aspek lingkungan yang menjadi faktor utama penentu keberhasilan budidaya jamur tiram. Penggunaan sistem yang diterapkan pada kumbung jamur (rumah jamur) merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sistem yang dirancang bertujuan untuk memantau sekaligus mengontrol suhu dan kelembapan di dalam kumbung jamur sehingga kondisi pertumbuhan yang ideal dapat dicapai. Metode yang digunakan meliputi pemasangan sensor suhu dan kelembapan untuk pemantauan real-time, penggunaan lampu sebagai pengatur suhu, kipas untuk sirkulasi udara, serta mist maker untuk menjaga kelembapan. Sistem ini bekerja secara otomatis berdasarkan data sensor, sehingga lingkungan kumbung tetap stabil tanpa perlu pengawasan terus-menerus. Hasil pada penelitian ini, purwarupa yang dibuat dapat menjaga suhu dan kelembapan udara agar tetap berada di kondisi pertumbuhan yang ideal. Oyster mushrooms are a commodity highly favored by the public. Their high nutritional content makes them one of the preferred food ingredients for consumption. The high demand for oyster mushrooms has caused the need for them in Indonesia to continue increasing. Unfortunately, the demand for oyster mushrooms in Indonesia cannot yet be fully met by local farmers. Cultivating oyster mushrooms does not require large amounts of capital or land, but it does demand special care in maintenance. One of the common challenges in oyster mushroom cultivation is the lack of attention to environmental factors, which are the main determinants of successful cultivation. Implementing a system within the mushroom house (kumbung jamur) is one solution to address this issue. The designed system aims to monitor and control temperature and humidity inside the mushroom house to maintain ideal growth conditions. The method involves installing temperature and humidity sensors for real-time monitoring, using lamps for temperature regulation, fans for air circulation, and a mist maker to maintain humidity. The system operates automatically based on sensor data, keeping the mushroom house environment stable without the need for constant supervision. The results of this study show that the developed prototype can maintain air temperature and humidity within the ideal range for mushroom growth.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

TELKA

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering

Description

Jurnal TELKA merupakan jurnal yang sepenuhnya diperiksa oleh Redaksi Ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Redaksi menerima artikel ilmiah berupa hasil penelitian, gagasan, dan konsepsi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini terbit 2 kali secara online dan cetak (terbatas) ...