Sistem Informasi Presensi Ber-AKHLAK (SIPB) digunakan sebagai media presensi digital bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, namun dalam penerapannya masih ditemukan beberapa kendala seperti keterlambatan sinkronisasi data, tampilan antarmuka yang kurang optimal, serta kesulitan penggunaan bagi sebagian pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan tingkat kepuasan pengguna SIPB di BPKAD Garut menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis model End-User Computing Satisfaction (EUCS). Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert sebagai pengguna aktif sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPB memperoleh skor rata-rata keseluruhan 3,93 yang termasuk kategori “puas”, dengan dimensi Content dan Format sebagai aspek tertinggi (4,2). Sementara itu, aspek Accuracy (3,8), Timeliness (3,8) dan Ease of Use (3,7) masih memerlukan peningkatan karena adanya keterlambatan data, penurunan performa pada jam sibuk dan hambatan adaptasi pada pegawai tertentu. Berdasarkan hasil tersebut, SIPB dinilai cukup efektif dalam mendukung administrasi kehadiran, namun perlu optimalisasi lanjutan agar kinerja dan kenyamanan pengguna semakin meningkat.
Copyrights © 2025