Bayi dibawah lima tahun atau sering disebut (balita) yang memiliki tubuh pendek (stanting) dimana tubuh bayi tersebut memiliki tinggi badan tidak sama dengan anak seusianya. Dimana anak yang mengalami stanting akan terlihat pada saat berusia dua tahun keatas. Penyebab anak stunting dikarenakan masalah gizi yang diamakan selama proses kehamilan ibu atau pada masa bayi. Menurut survey pada tahun 2022 Kabupaten Karo memiliki angka stanting 24,9% dan tahun 2023 berada di 24.7% mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Karo banyak melakukan upaya dalam menurunkan angka stanting diantaranya mengaktifkan 15.344 Posyandu, penimbangan Balita 100%, Oleh karena itu salah satunya metode yang digunakan ialah metode pengelompokan desa yang disebut dengan clastering menggunakan fuzzy c-means, berdasarkan penelitian ini hasil pengujian didapatkan anak yang mengalami tubuh pendek dengan cluster 1 sebanyak 83 anak dan anak yang mengalami tubuh sangat pendek dengan cluster 2 sebanyak 186 dari total 269 desa.
Copyrights © 2025