Digitalisasi telah mengubah cara mahasiswa berinteraksi dengan Al-Qur’an, termasuk melalui platform seperti NU Online. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pembelajaran Al-Qur’an mandiri bersifat privat di ruang digital serta implikasinya terhadap epistemologi tafsir kontemporer. Pendekatan kualitatif-interpretatif dengan metode tafsīr maudhuʿī digunakan untuk menganalisis Q.S. al-A‘rāf [7]: 204 berdasarkan pengalaman 15 mahasiswa Universitas Nurul Jadid yang aktif mengakses NU Online. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran dari pola belajar kolektif ke praktik belajar privat, terbentuknya kesadaran Qur’ani digital, serta desentralisasi otoritas penafsiran melalui meningkatnya akses dan peran platform digital. Temuan ini menegaskan bahwa privatisasi pembelajaran Al-Qur’an merupakan perubahan epistemologis yang menuntut penguatan literasi digital, adab penggunaan teknologi, dan pembaruan metode pembelajaran dalam pendidikan Islam.
Copyrights © 2025