Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasional, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap konflik tugas pada pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 75 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasional berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja dan disiplin kerja, serta berpengaruh negatif signifikan terhadap konflik tugas. Selain itu, motivasi kerja dan disiplin kerja berperan sebagai mediator dalam hubungan antara komitmen organisasional dan konflik tugas.
Copyrights © 2025