Fluor Albus adalah sekresi cairan dari vagina selain darah yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Kurangnya pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan area genital menjadi salah satu faktor penyebab utama terjadinya Fluor Albus, sehingga perlu dicegah sejak dini untuk menghindari dampak jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui media Leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai Fluor Albus di SMPN 5 Tambun Selatan tahun 2025. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Dilaksanakan di SMPN 5 Tambun Selatan tahun 2025 pada 128 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank karena hasil uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 59,41 menjadi 84,69 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media Leaflet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media Leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri tentang Fluor Albus dan berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana promosi kesehatan reproduksi di sekolah.
Copyrights © 2025