Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara variabel antecedents (Cost, Quality, Time, dan Productivity) terhadap kinerja gudang (Warehouse Performance) dengan menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). Metode estimasi yang digunakan adalah Maximum Likelihood (ML), yang sesuai untuk data dengan distribusi tidak normal. Uji kecocokan model dilakukan menggunakan beberapa kriteria goodness of fit, seperti Chi Square, GFI, AGFI, dan RMSEA. Hasil menunjukkan nilai Chi Square sebesar 92,897 dengan nilai probabilitas p = 0,058, yang mengindikasikan bahwa model dinyatakan fit. Namun, pengujian normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal secara multivariat, sehingga dilakukan evaluasi outlier dan jumlah sampel berkurang dari 269 menjadi 196. Hasil analisis akhir menunjukkan bahwa tidak semua variabel antecedents memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel konsequents, dengan nilai koefisien determinasi (R²) kurang dari 0,5. Temuan ini menunjukkan bahwa model masih memiliki keterbatasan dalam menjelaskan kinerja gudang secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan model yang lebih komprehensif pada penelitian selanjutnya, guna meningkatkan efektivitas manajemen gudang di masa depan.
Copyrights © 2025