Sikap orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak dapat menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya kecemasan sosial pada masa dewasa awal. Risiko tersebut dapat timbul akibat penerapan pola asuh otoriter, di mana anak dituntut untuk selalu patuh terhadap aturan dan perintah orang tua tanpa kesempatan untuk bertanya atau menyampaikan pendapat, dengan pola komunikasi yang bersifat satu arah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dan kecemasan sosial pada individu dewasa awal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan instrumen berupa skala pola asuh otoriter dan skala kecemasan sosial (LSAS-SR). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, melibatkan 150 responden. Data dianalisis menggunakan uji hipotesis non-parametrik. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,005 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan antara kedua variabel tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh otoriter dan kecemasan sosial pada individu dewasa awal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kata kunci : Pola Asuh Otoriter, Kecemasan Sosial, Dewasa Awal, Orang tua.
Copyrights © 2025