Fenomena ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi (work-life balance) menjadi tantangan serius bagi banyak karyawan di lingkungan industri modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi konseling terhadap peningkatan work-life balance pegawai Divisi SDM & Umum PT X. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan desain one group pretest-posttest yang melibatkan dua subjek, yaitu NL dan LA, yang menunjukkan tingkat work-life balance rendah berdasarkan hasil pengukuran awal. Intervensi dilakukan melalui tiga sesi konseling yang berfokus pada pengembangan kesadaran diri, pengelolaan stres, serta penerapan teknik relaksasi, mindfulness, dan olahraga ringan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor work-life balance dari kategori rendah menjadi sedang dan tinggi, dengan nilai N-Gain rata-rata sebesar 31,5%. Selain perubahan skor kuantitatif, ditemukan pula perubahan perilaku yang signifikan, seperti peningkatan kemampuan pengaturan waktu, pengendalian emosi, serta kesadaran terhadap batas diri. Intervensi konseling terbukti membantu pegawai memahami pentingnya keseimbangan hidup dan memperbaiki pola pikir maladaptif yang berorientasi kerja berlebihan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa konseling merupakan metode efektif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan produktivitas kerja karyawan di lingkungan organisasi industri.
Copyrights © 2025