Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dan perilaku prososial pada pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Salatiga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan populasi pedagang UMKM di Kota Salatiga dan teknik purposive sampling, menghasilkan 104 partisipan. Instrumen yang digunakan adalah skala Prosocial Tendencies Measure (PTM) untuk mengukur perilaku prososial dan The Conformity Scale untuk mengukur konformitas. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman karena distribusi data tidak normal dan hubungan antarvariabel tidak linear. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara konformitas dan perilaku prososial (r = 0,242; p = 0,013), yang berarti semakin tinggi konformitas, semakin tinggi kecenderungan pedagang menampilkan perilaku prososial. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi pembinaan UMKM, yaitu pentingnya memperkuat norma kelompok sekaligus mengembangkan faktor psikologis dan sosial yang mendorong perilaku prososial berkelanjutan.
Copyrights © 2025