Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan digital payment terhadap pendapatan UMKM di Yogyakarta dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 158 responden pelaku UMKM yang telah menerapkan sistem pembayaran digital seperti QRIS, GoPay, OVO, dan ShopeePay. Analisis data menggunakan SmartPLS 4.0 mencakup uji validitas, reliabilitas, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan digital payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Namun, kepuasan pelanggan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM serta tidak mampu memediasi hubungan antara penggunaan digital payment dan pendapatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan digital payment meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi belum berpengaruh langsung terhadap pendapatan. Oleh karena itu, UMKM perlu mengombinasikan adopsi teknologi dengan strategi pemasaran, inovasi produk, dan peningkatan kualitas layanan agar dampaknya terhadap pendapatan lebih optimal.
Copyrights © 2025