Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu PKK Medokan Ayu Timur, Rungkut, Surabaya melalui pelatihan pembuatan batik kerudung dengan teknik ikat celup dan ecoprint menggunakan pewarna alami dari limbah dapur. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah belum adanya pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan bahan-bahan sisa dapur, seperti kulit kunyit, ampas kopi, ampas teh, kulit bawang merah, dan kulit bawang bombay, sebagai pewarna alami. Selain itu, mitra juga memerlukan pendampingan dalam proses pemberian merek dan pemasaran produk secara digital. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan observasi dan partisipasi aktif agar peserta terlibat langsung serta mampu berlatih secara mandiri. Pelatihan terbagi menjadi dua tahap, yaitu penyampaian materi dan praktik lapangan yang berlokasi di rumah anggota mitra. Pada tahap praktik, peserta diajarkan mulai dari proses persiapan kain, pewarnaan, pengikatan, pencelupan, pembilasan, hingga pengeringan, dilanjutkan dengan sesi branding dan promosi produk melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta kemampuan mereka dalam menghasilkan motif batik yang unik dan estetis. Produk batik yang dihasilkan kemudian dikembangkan melalui pemberian merek, pengemasan, dan pameran yang didukung oleh publikasi di akun media sosial PKK Medokan Ayu Timur. Program ini didanai oleh Diktisaintek Berdampak bekerja sama dengan Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya, dan diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan batik ramah lingkungan di masyarakat sekitar.
Copyrights © 2025