Sistem pengelolaan data pemilih yang andal sangat krusial bagi kredibilitas pemilu. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menggunakan Sidalih sebagai platform utama untuk pemutakhiran dan pengelolaan data pemilih. Penelitian ini mengevaluasi tata kelola operasional Sidalih menggunakan framework COBIT 5 pada domain DSS (DSS01, DSS02, DSS05). Penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam kepada satu orang operator Sidalih KPU Provinsi Jawa Timur dan analisis dokumen operasional yang dikumpulkan pada periode Maret–Mei 2025. Data dipetakan ke indikator COBIT 5 dan diberi skor capability 0–5 berdasarkan analisis naratif untuk kemudian dihitung level kapabilitas dan gap terhadap tingkat target (level 3). Hasil menunjukkan kelemahan pada dokumentasi proses, pencatatan insiden, dan audit keamanan berkala. Rekomendasi prioritas meliputi penyusunan SOP operasional, implementasi sistem tiket insiden, pelaksanaan audit keamanan berkala, serta peningkatan pelatihan pengguna. Studi ini menyajikan model penilaian yang dapat dijadikan acuan bagi KPU untuk meningkatkan tata kelola operasional Sidalih.
Copyrights © 2025