Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat setiap tahun harus diimbangi dengan penyediaan energi listrik yang andal dan memadai. Untuk mencapai hal tersebut, PT PLN (Persero) sebagai penyedia energi listrik nasional harus mampu menyalurkan dan mendistribusikan energi listrik kepada pelanggan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini menganalisis sistem distribusi 20 kV PT PLN (Persero) ULP Tanjung Selor melalui simulasi aliran daya menggunakan perangkat lunak ETAP 19.0.1 Power Station. Hasil simulasi berupa rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada setiap bus dibandingkan dengan hasil perhitungan analitis untuk memvalidasi tingkat akurasinya. Berdasarkan hasil simulasi aliran daya, total rugi-rugi daya pada kondisi beban siang sebesar 6,29% dan pada kondisi beban malam sebesar 6,64%. Tegangan terendah terjadi pada bus Simpang Berau, yaitu sebesar 18,52 kV pada kondisi siang dan 18,39 kV pada kondisi malam. Berdasarkan standar SPLN, nilai tegangan tersebut masih berada dalam batas yang diizinkan.
Copyrights © 2025