Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian penerapan PSAK 73 serta mengidentifikasi risiko salah saji material pada akun sewa dengan menelaah praktik pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan sewa dalam konteks pelaporan keuangan dan audit. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif berbasis literature review dengan menganalisis publikasi ilmiah relevan, laporan audit, serta pedoman standar, sehingga memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman komprehensif mengenai area sewa yang paling rentan terhadap salah saji. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari jurnal nasional dan internasional, laporan firma akuntansi, dan regulasi standar untuk memastikan hasil yang valid dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PSAK 73 masih bervariasi antar entitas, terutama pada penentuan masa sewa dan tingkat diskonto, serta mengungkap bahwa area pengukuran right-of-use asset dan liabilitas sewa merupakan titik paling rawan salah saji material. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa kompleksitas judgement manajemen meningkatkan risiko audit, yang berpotensi memengaruhi prosedur audit dan opini auditor pada perusahaan dengan intensitas sewa tinggi. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur terkait implementasi PSAK 73 dan risiko audit, serta memberikan rekomendasi bagi praktisi, auditor, dan pembuat kebijakan mengenai perlunya peningkatan pengendalian internal, prosedur audit yang lebih mendalam, serta penelitian lanjutan yang mengevaluasi praktik empiris penerapan PSAK 73 di berbagai sektor industri.
Copyrights © 2025