Transformasi teknologi audit di Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dari penggunaan Computer-Assisted Audit Techniques (CAATs) menuju Artificial Intelligence (AI) audit tools. Perkembangan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan cakupan pemeriksaan, tetapi juga membawa implikasi penting terhadap peran auditor dalam proses pengambilan keputusan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan teknologi audit dari CAATs ke AI, mengidentifikasi pengaruh dan tantangan terhadap professional judgment auditor, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas audit. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan pada periode 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa CAATs berfungsi sebagai fondasi awal digitalisasi audit, namun memiliki keterbatasan pada kompleksitas data dan pemanfaatannya yang belum merata. Adopsi AI memungkinkan peningkatan kemampuan analitik, deteksi fraud yang lebih akurat, dan otomatisasi prosedur audit, namun juga menimbulkan risiko overreliance, information overload, dan penurunan skeptisisme profesional jika auditor tidak memiliki pemahaman teknologi yang memadai. Dengan demikian, keberhasilan transformasi teknologi audit bergantung pada sinergi antara penggunaan AI, peningkatan kompetensi auditor, serta tata kelola dan regulasi yang mendukung penerapan teknologi secara etis dan akuntabel. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi auditor, organisasi, dan regulator dalam menyusun strategi penguatan kompetensi digital serta pengembangan pedoman audit berbasis AI di Indonesia.
Copyrights © 2025