Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur sub sektor kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sehingga mekanisme tata kelola belum mampu menekan tindakan oportunistik manajemen. Sebaliknya, perencanaan pajak terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba, yang mengindikasikan bahwa upaya pengelolaan beban pajak dapat mendorong praktik manajemen laba di perusahaan. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 53% variasi manajemen laba. Temuan ini menegaskan pentingnya peran perencanaan pajak dalam memengaruhi kebijakan pelaporan keuangan, serta menunjukkan bahwa penerapan GCG masih perlu diperkuat untuk meminimalkan praktik manajemen laba.
Copyrights © 2025