UMKM merupakan sektor penting dalam perekonomian masyarakat, namun aktivitas produksi mereka juga menghasilkan limbah organik, anorganik, hingga residu bahan berbahaya yang seringkali belum dikelola secara tepat. Berbagai studi menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM masih menghadapi keterbatasan pengetahuan, minimnya fasilitas pengolahan limbah, serta rendahnya kesadaran mengenai regulasi lingkungan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM sektor makanan, ecoprint, dan kerajinan di Kecamatan Plaju, Kota Palembang, di mana pelaku usaha belum menerapkan pemilahan limbah dan belum memiliki sistem pengelolaan limbah yang terstruktur. Berdasarkan permasalahan tersebut, program Clean Waste dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku UMKM mengenai pengelolaan limbah melalui edukasi berbasis visual tanpa praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan 14 UMKM dengan penyampaian materi mencakup jenis limbah, dampak lingkungan, regulasi terkait, konsep 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Recover), serta contoh teknis sederhana yang dapat diterapkan mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, awareness, perubahan sikap minat praktik terhadap pengurangan dan pemilahan limbah. Edukasi yang terstruktur terbukti mampu mendorong partisipasi aktif dan memperkuat kapasitas UMKM dalam menerapkan pengelolaan limbah secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan demikian, program Clean Waste berkontribusi sebagai pendekatan edukatif yang efektif dalam mendukung UMKM menuju praktik usaha yang lebih ramah lingkungan.
Copyrights © 2025