Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis tidak menular yang jumlah penderitanya terus meningkat di tingkat nasional maupun global. Berbagai faktor risiko seperti pola konsumsi tinggi gula, kurang beraktivitas, dan kondisi obesitas menjadikan edukasi kesehatan sebagai pendekatan penting dalam upaya pencegahan di lingkungan masyarakat. Literature review ini disusun untuk menelaah efektivitas pendidikan kesehatan berbasis komunitas dalam menurunkan risiko terjadinya DM. Proses penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar dan ResearchGate dengan menggunakan kata kunci “community-based education”, “health education”, “diabetes mellitus prevention”, “edukasi kesehatan”, dan “pencegahan diabetes melitus”. Pemilihan artikel mengikuti alur PRISMA, dan diperoleh 12 artikel terbit tahun 2021–2025 yang sesuai dengan kriteria inklusi. Mayoritas penelitian memakai desain pra-eksperimental one group pretest–posttest, sedangkan sebagian lainnya memakai rancangan quasi-eksperimental. Seluruh artikel menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah edukasi diberikan, serta adanya perubahan perilaku seperti pengurangan konsumsi gula, meningkatnya aktivitas fisik, dan kepatuhan masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, pelatihan berbasis komunitas juga berpengaruh pada peningkatan kemampuan kader kesehatan dalam memberikan edukasi dan melakukan skrining sederhana. Secara menyeluruh, edukasi kesehatan berbasis komunitas dinilai efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan serta mendorong perilaku pencegahan DM. Strategi ini dapat diterapkan pada berbagai kelompok masyarakat sebagai bagian dari upaya pengendalian diabetes melitus.
Copyrights © 2025