Claim Missing Document
Check
Articles

SEFT MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI Fitri, Gita Nur; Lismayanti, Lilis; Sari, Nina Pamela
Media Informasi Vol 13, No 1 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.749 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tawang Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan quasi eksperimenpre-test dan post test two group design untuk menganalisis hasil eksperimen yang menggunakan intervensi sebelum dan sesudah pada dua kelompok. Populasi semua pasien lansia yang berumur antara 60-74 tahun yang mengalami hipertensi esensial di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tawang Kota Tasikmalaya sebanyak 48 orang dengan jumlah sampel 30 orang, 15 orang lansia laki-laki dan 15 orang lansia perempuan. Alat pengumpul data dengan sphygmomanometer digital  dan buku panduan terapi SEFT. Analisa data terdiri dari univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T dependen dan independen.Hasil penelitian tidak ada perbedaan tekanan sistolik sebelum dan sesudah terapi SEFT pada kelompok lansia laki-laki dan kelompok lansia perempuan dengan p-value 0,385 namun ada perbedaan pada tekanan diastolik sesudah terapi SEFT pada kelompok lansia laki-laki dan kelompok lansia perempuan dengan p-value 0,035. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, disarankan bagi responden yang memiliki faktor risiko sebaiknya dilakukan terapi SEFT pada faktor risikonya terlebih dahulu sebelum melakukan SEFT pada hipertensinya.
HUBUNGAN TUGAS PMO DALAM MENGINGATKAN PERIKSA DAHAK DENGAN KEJADIAN DROP OUT (DO) PENGOBATAN TUBERKULOSIS Nina Pamela Sari; Gandi Sukma Nugraha
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.306 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v7i2.229

Abstract

Latar belakang: Tuberculosis (TB) sampai saat ini masih menjadi masalah utama kesehatan didunia. Dalam program pemberantasan penyakit TB masih adanya kejadian drop out (DO)pengobatan TB. TB di Indonesia menjadi penyebab kematian nomor dua setelah stroke. Angkakematian akibat TB dipengaruhi oleh gagalnya pengobatan atau DO. Tugas PMO selainmendampingi pasien menjalani pengobatan TB juga mengingatkan periksa dahak sebagaipengawasan perkembangan pengobatan pasien TB.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan tugas PMO (Pengawas MenelanObat) dalam mengingatkan periksa dahak dengan kejadian drop out (DO) pengobatan TB diwilayah kerja puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya.Metode penelitian : metode analitik menggunakan rancangan retrospektif dengan pendekatancase control. Populasi terdiri dari populasi kasus yaitu penderita TB yang DO dan populasikontrol yaitu penderita TB yang tidak DO. Sampel yang diambil terdiri dari sampel kasus 56orang dan sampel kontrol 56 orang diperoleh dengan menggunakan teknik simple randomsampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data yang diperoleh dalam penelitian inidianalisis uji Chi Square dengan p value 0,05 dan menghitung nilai Odds Ratio (OR).Hasil : Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor pelaksanaan tugas PMO dalammengingatkan periksa dahak berhubungan signifikan dengan DO pengobatan TB. (pvalue=0.018, OR=2.600). Saran : Berdasar hasil penelitian ini diharapkan dapat sebagai dasarpeningkatan kinerja dari petugas programer TB dan PMO dalam meningkatkan kesadaranpenderita TB dalam kepatuhan pengobatan.
Pendidikan Kesehatan Tuberkulosis “TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh)” Nina Pamela Sari; Aida Sri Rachmawati
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.494 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v2i1.338

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberkulosis. TB dapat menetap di semua bagian tubuh. Kita paling sering mendengar tentang TB paru. Kuman TB akan membuat makin banyak kuman yang dapat merusak bagian tubuh misalnya di paru – paru. Ketika paru – paru mengalami kerusakan maka seseorang yang terinfeksi kuman TB tidak dapat bernafas dengan baik. TB dapat disembuhkan dengan regimen pengobatan yang baik. Jika seseorang tidak menerapkan regimen pengobatan dengan baik dapat menyebabkan kematian akibat TB. TB paru berbahaya bagi orang lain karena dapat menyebar dengan mudah ke setiap orang. (WHO, A guide TB treatment supporters, 2002). Tiap pasien TB paru potensial dapat menularkan penyakitnya pada 15 orang pasien baru per tahun (Wandwalo,2000). Pendidikan kesehatan TOSS TB dilakukan melalui penyuluhan ke kader kesehatan di kelurahan Mulyasari. Populasi dan sampel dalam pengabdian ini adalah seluruh kader di kelurahan Mulyasari sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk pertanyaan untuk mengetahui pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Analisis data menggunakan ujiPaired-Samples T Test. Media yang digunakan adalah lembar brosur tentang TOSS TB.Hasil dari kegiatan ini adalah semua kader berjenis kelamin perempuan, dengan rentang usia 21-50 tahun. Latar belakang pendidikan kader 65 % lulusan SMA dan 35% lulusan SMP.Hasil analisis ujiPaired-Samples T Testdidapatkan nilai p Value 0,000 yang artinya ada pengaruh penyuluhan yang dilakukan terhadap pengetahuan kader tentang TOSS TB. Kesimpulannya pendidikan kesehatan kepada kader memiliki pengaruh yang baik dalam peningkatan pengetahuannya, sehingga diharapkan dapat membentuk msayarakat peduli TB yang pada akhirnya mampu membantu menurunkan angka kejadian TB. Kata Kunci : kader, pendidikan kesehatan, tuberkulosis
SEFT MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI Gita Nur Fitri; Lilis Lismayanti; Nina Pamela Sari
Media Informasi Vol 13, No 1 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/bmi.v13i1.82

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tawang Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan quasi eksperimenpre-test dan post test two group design untuk menganalisis hasil eksperimen yang menggunakan intervensi sebelum dan sesudah pada dua kelompok. Populasi semua pasien lansia yang berumur antara 60-74 tahun yang mengalami hipertensi esensial di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tawang Kota Tasikmalaya sebanyak 48 orang dengan jumlah sampel 30 orang, 15 orang lansia laki-laki dan 15 orang lansia perempuan. Alat pengumpul data dengan sphygmomanometer digital  dan buku panduan terapi SEFT. Analisa data terdiri dari univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T dependen dan independen.Hasil penelitian tidak ada perbedaan tekanan sistolik sebelum dan sesudah terapi SEFT pada kelompok lansia laki-laki dan kelompok lansia perempuan dengan p-value 0,385 namun ada perbedaan pada tekanan diastolik sesudah terapi SEFT pada kelompok lansia laki-laki dan kelompok lansia perempuan dengan p-value 0,035. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, disarankan bagi responden yang memiliki faktor risiko sebaiknya dilakukan terapi SEFT pada faktor risikonya terlebih dahulu sebelum melakukan SEFT pada hipertensinya.
Hubungan Persepsi Penderita Katarak Dengan Motivasi Mengikuti Operasi Katarak Massal Di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya Wilda Nur Mahmudah; Nina Pamela Sari; Bayu Brahmantia
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 1, No 2 (2018): JKPBK 1 Desember 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.543 KB) | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v1i2.3631

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan mata di Indonesia telah menjadi masalah sosial akibat angka kebutaan yang cukup tinggi, dengan penyebab utamanya katarak 71%. Katarak adalah opasitas lensa atau kekeruhan lensa. Kondisi ini akan mengakibatkan penglihatan mata terganggu dan dapat mempengaruhi jarak pandang mata. Salah satu cara penanganan  katarak ialah dengan operasi. Upaya pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut yaitu dengan mengadakan program operasi katarak massal.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi dan motivasi penderita katarak terhadap operasi katarak massalMetode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian korelasional. Populasi responden berjumlah 47 orang, dengan menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan chisquare.Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian diperoleh data yaitu persepsi baik sebanyak 59,6% dan motivasi baik 53,2%. Berdasarkan analisis statistik terdapat hubungan antara persepsi penderita katarak dengan motivasi mengikuti operasi katarak massal dengan pvalue 0,006. Dengan demikian persepsi yang baik akan menghasilkan motivasi yang baik, begitupun sebaliknya. Untuk meningkatkan persepsi dan motivasi yang baik perlu peningkatan pelayanan dalam penyelenggaraan operasi.Kata Kunci: motivasi, persepsi, operasi katarak massal
HUBUNGAN FAKTOR PELAKSANAAN TUGAS PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEJADIAN DROP OUT (DO) PENGOBATAN TUBERCULOSIS (TB) Gandi Sukma Nugraha; Yusuf Rifai Romli; Nina Pamela Sari
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.241 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.981

Abstract

Tuberculosis (TB) sampai saaat ini masih menjadi masalah utama kesehatan di semua Negara. Dalam program pemberantasan penyakit TB masih adanya kejadian drop out (DO) pengobatan TB. TB di Indonesia menjadi penyebab kematian nomor dua setelah stroke. Angka kematian akibat TB di pengaruhi oleh gagalnya pengobatan atau DO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pelaksanaan tugas dari PMO yang mempengaruhi kejadian DO pada penderita TB. Jenis penelitian kuantitatif, metode analitik menggunakan rancangan retrospektif dengan pendekatan case control. Populasi terdiri dari populasi kasus yaitu penderita TB yang DO dan populasi kontrol yaitu penderita TB yang tidak DO. Sampel yang diambil terdiri dari sampel kasus 56 orang dan sampel kontrol 56 orang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis uji Chi Square dengan p value 0,05 dan menghitung nilai Odds Ratio (OR). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor pelaksanaan tugas yang berhubungan signifikan dengan DO pengobatan TB adalah pengawasan (p value=0.03, OR=3.545), mengingatkan (p value=0.018, OR=2.600), mendampingi (p value=0.029, OR=2.419), frekuensi kontak (p value=0.014, OR=3.732) dan yang tidak berhubungan signifikan yaitu mendorong (p value=1, OR=1), penyuluhan (p value=0.435, OR=1.357), jenis kelamin (p value=0.047, OR=2.474), pendidikan (pvalue=0.190, OR=1.783). Saran dari penelitian ini adalah sebagai peningkatan kinerja dari petugas programmer TB dan PMO dalam meningkatkan kesadaran penderita TB dalam kepatuhan pengobatan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT MOTIVASI MAHASISWA PADA SAAT MENYELESAIKAN SKRIPSI Mia Ilmiati; Nina Pamela Sari; Neni Sholihat
HealthCare Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2021): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.165 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v3i2.1336

Abstract

Latar belakang: Pada saat menyelesaikan skripsi mahasiwa memiliki tingkat motivasi yang berbeda-beda. Salah satu faktor yang mempengaruhi mahasiswa pada saat menyelesaikan skripsi adalah dukungan keluarga, karena dengan adanya dukungan dari keluarga mahasiswa akan merasa lebih termotivasi untuk segera menyelesaikan skripsi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat motivasi mahasiswa pada saat menyelesaikan skripsi. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah skripsi di Prodi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan sampel sebanyak 119 orang. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk google formulir dan data dianalisi dengan meggunakan distribusi frekuensi dan chi square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga pada mahasiswa sebagian besar termasuk dalam kategori didukung (67.2%), tingkat motivasi mahasiswa sebagian besar termasuk kuat (79.0%). Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat motivasi mahasiswa pada saat menyelesaikan skripsi dengan p value 0.000. Saran: Diharapkan Fakultas Ilmu kesehatan mengamati dan menggali fenomena yang terjadi terhadap permasalahan mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi dengan memberikan bimbingan, dukungan, dan motivasi bagi mahasiswa sesuai dengan kemampuan mereka.
LITERATURE REVIEW ASUHAN KEPERAWATAN PENERAPAN TERAPI JUS BELIMBING MANIS PADA LANSIA HIPERTENSI Rina Sholihach; Nina Pamela Sari; Asep Muksin
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.634 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v4i1.1850

Abstract

Hipertensi atau dikenal dengan tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang umum dan pada kondisi serius dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Salah satu pengobatan alternatif nonfarmakologis penurun tekanan darah untuk penderita hipertensi yaitu dengan penerapan terapi jus belimbing manis. Tujuan penyusunan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui pengaruh jus belimbing manis terhadap tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi Desain penelitian ini menggunakan metode studi literature review. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder. Hasil telaah artikel jurnal menunjukan bahwa terdapat pengaruh pemberian jus belimbing manis terhadap perubahan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Sedangkan dalam penerapan asuhan keperawatan dengan melalui pendekatan proses keperawatan didapatkan data fokus Ny.I mengeluh sakit kepala, sering mengkonsumsi makanan tinggi garam, dan jarang berolahraga. Diagnosa yang ditegakkan yaitu resiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi. Tahap implementasi sesuai dengan rencana tindakan yang disusun yaitu diberikan jus belimbing manis sebanyak 200 ml , satu kali dalam sehari selama 7 hari. Evaluasi yang didapatkan setelah diberikan jus belimbing manis tekanan darah menurun. Oleh karena itu disarankan kepada perawat untuk menerapkan alternatif non farmakologi jus belimbing manis dalam membantu menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
PENGARUH PEMBERIAN JAHE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Fauziah Solihah Nur Hayati; Nina Pamela Sari; Miftahul Falah; Asep Mukhsin
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.616 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2415

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah sering dikaitkan dengan tekanan, kecemasan, dan hiperaktivitas oleh masyarakat. Hipertensi atau penyakit hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik (TDS) yang menetap pada derajat 140 mmHg atau lebih dan denyut nadi diastolik (TDD) pada derajat 90 mmHg atau lebih. Motivasi di balik penulisan survei ini adalah untuk memutuskan dampak pemberian jahe dalam mengurangi ketegangan peredaran darah pada pasien hipertensi. Konfigurasi eksplorasi ini menggunakan strategi menulis survey atau menulis audit. Pencarian artikel dilakukan menggunakan pencari internet Google Researcher lebih dari 10 buku harian konten lengkap yang dikoordinasikan dengan model pertimbangan. Mengingat konsekuensi dari audit buku harian, menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian jahe terhadap penurunan tekanan peredaran darah pada pasien hipertensi. Pengaruh pemberian jahe sebagian besar mempengaruhi penurunan denyut nadi, namun hal ini mungkin tidak akan membuat pasien sembuh. Pemberian jahe kemungkinan dapat menurunkan ketegangan peredaran darah saat denyut nadi tinggi, hal ini dikarenakan adanya berbagai variabel yang mempengaruhi, antara lain usia, jenis kelamin, unsur alam dan adanya infeksi bawaan. Akhir: pasien hipertensi sudah memahami konsep hipertensi, setelah pemberian jahe tekanan peredaran darah mereka turun dan menunjukkan penurunan terus menerus. Audit penulisan ini dipercaya dapat menjadi referensi dan informasi tambahan tentang hipotesis dari beberapa catatan harian untuk menjadi korelasi bagi petugas medis untuk memberikan arahan tentang dampak pemberian jahe terhadap penurunan denyut nadi pada orang yang mengalami hipertensi
The Establisment of Caring Community Through TB Care Muhammadiyah at Puskesmas Tamansari Tasikmalaya City Nina Pamela Sari; Asep Muksin; Putri Nur Anjeli; Haeya Firda Nisa; Eri Nugraha
AbdimasMu UMTAS Vol. 1 No. 1 (2022): AbdimasMu UMTAS: Journal Of Community Service
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.845 KB) | DOI: 10.35568/amu.v1i1.1854

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease whose number is still increasing in Indonesia, especially in Mulyasari Village, Tamansari District, Tasikmalaya City. TB incidence in Tamansari as of November 2020 reached 58 people, 3 people died and 1 person experienced drug resistance. Muhammadiyah is an Islamic da'wah movement for amar ma'ruf nahi munkar whose one of its da'wah movements is concerned with social humanitarian movements in the health sector. One of the health services that continues to be developed by Muhammadiyah is service and counseling to the community about TB disease and socialization of the use of TB Comprehensive PMO guidelines which can improve the cognitive, affective and psychomotor abilities of TB PMO which have an impact on increasing public awareness of TB disease. This program is implemented through counseling to cadres, religious leaders and PMOs in the work area of ??the Tamansari Health Center about TB disease and socialization of the use of TB Comprehensive PMO guidelines. Tamansari Health Center consists of 4 sub-districts, namely Mulyasari village, Sukahurip village, Setyawargi village and Setyamulya village. The results of this community service are an increase in the knowledge of cadres, PMOs and religious leaders about TB control and the formation of the TB Care Muhammadiyah management where in each disctrict there are 4 Muhammadiyah branch managers who collaborate with the village cadre coordinator to participate in monitoring the treatment of TB patients in the Tamansari area.
Co-Authors Ade Kurniawati Agung Alwi Ayudiani Prastika Aida Sri Rachmawati Aida Sri Rachmawati Alamsyah Firdaus Alfia Khoirunnisa Allysa Putri Dierayani Alma Nurazmi Syahidah Anggia Suci Pratiwi Apep Ibnu Mu’ti Asep Mukhsin Asep Muksin Asep Muksin Asep Setiawan Asep Setiawan Asep Setiawan Asita Elengoe Asti Tri Lestari, Asti Tri Azril Muzamil Bayu Brahmantia Bayu Brahmantia Bayu Brahmantia Bin Sansuwito, Tukimin Devia Nurafnisa Eri Nugraha Fanny Dwi Nopianti Faridah Mohd Said Fauza, Nazwa Isni Fauziah Solihah Nur Hayati Febrian, Kaka Azi Fadhilah Fitri Nurlina Fitri, Gita Nur Gandi Sukma Nugraha Gita Nur Fitri Haeya Firda Nisa Hana Ariyani Hani Handayani Hani Handayani Hani Handayani, Hani Helmi Fauzan Zamaludin Herdiani, Ida Himatul Aliyah, Ima III Dioso, Regidor Indra Gunawan Indra Gunawan Indra Gunawan Kaka Azi Fadhilah Febrian Kamilia Azhari Kiki Meilani Kurniawati, Ade Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti M Permana, Rhinda Putri Maulana, Muhammad Rizki Mia Ilmiati Miftahul Falah Miftahul Falah Muhammad Saefulloh Munirah Munirah NAILA APRILIYANI Nandini, Vira Nian Neni Nuraeni Neni Nuraeni Neni Nurhasanah Neni Sholihat Neni Sholihat Nugraha, Gandi Sukma Nur Fadhilah Nuri Lestari Nuri Qudrotillah Oni Sahroni Putri Maharani Gandari Putri Nur Anjeli Putri Nur Sabrina Regidor III Dioso Restiana, Nia Rina Sholihach Rosidawati, Ida Rosnawanty, Rosy Sabilla, Reysa Putri Sabrina, Putri Nur Salsabilla Fuji Firmanda Saryomo Saryomo Sasyari, Usman Silvia Rizki Nurcahyani siti Desi Nazila Sopi Cahyani Sri Mulyanti Sri Wahyuni Taofik Muhammad Taopfik Muhammad Tatang Kusmana Tri Setiawan Tukimin Bin Sannsuwito Tukimin bin Sansuwito Ucu Rikmal Wilda Nur Mahmudah Yuli Setia Anggreani Yusuf Rifai Romli Yuyun Sholihatin Yuyun Solihatin Zainal Muttaqin Zamaludin, Helmi Fauzan