Literasi digital adalah salah satu kemampuan yang paling krusial bagi anak-anak di tingkat dasar pada abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kemampuan literasi digital antara siswa kelas atas (IV dan V) dan kelas bawah (III) serta mengenali faktor yang berpengaruh. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-komparatif serta metodologi campuran, penelitian ini melibatkan 30 siswa (10 siswa dari kelas tiga dan 20 siswa dari kelas empat dan lima), guru-guru mereka, dan kepala sekolah SDN 236 Palembang. Data diperoleh melalui kuesioner yang berisi 15 pertanyaan, wawancara semi-terstruktur, dan observasi di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital antara siswa kelas atas cukup tinggi, yakni antara 80 hingga 90 persen, sedangkan literasi digital pada siswa kelas bawah tergolong sedang, berkisar antara 60 hingga 70 persen. Terdapat perbedaan yang jelas dalam hal kepemilikan perangkat digital, pemanfaatan aplikasi pendidikan, dan akses informasi secara mandiri. Faktor-faktor yang mendukung termasuk kebijakan dari sekolah, tersedianya fasilitas digital, dan bimbingan dari guru, sedangkan faktor yang menghambat meliputi keterbatasan sumber daya di rumah, kurangnya pengawasan dari orang tua, dan rendahnya ketertarikan terhadap teknologi di kalangan siswa kelas bawah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman terhadap teknologi dan bimbingan dari guru merupakan aspek paling penting dalam meningkatkan literasi digital di kalangan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025