Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi investasi di Indonesia menggunakan indikator Incremental Capital Output Ratio (ICOR) serta merumuskan strategi peningkatan daya tarik investasi periode 2020–2024. Dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui analisis ICOR dan Gap Analysis, penelitian ini menggunakan data sekunder dari BPS, Kemenkeu, dan BKPM. Hasil menunjukkan nilai ICOR Indonesia berfluktuasi namun menurun dari 8,66 pada 2021 menjadi 4,00 pada 2024, menandakan efisiensi investasi yang membaik meski masih di bawah rata-rata ASEAN. Faktor perbaikan mencakup reformasi kebijakan fiskal, penerapan OSS berbasis risiko, dan peningkatan infrastruktur. Sementara itu, kendala utama terdapat pada birokrasi yang belum efisien, ketimpangan wilayah, dan rendahnya kualitas SDM. Untuk itu, strategi yang direkomendasikan meliputi percepatan hilirisasi industri, penyederhanaan regulasi, penguatan kapasitas tenaga kerja, dan pemerataan investasi agar pertumbuhan ekonomi nasional lebih inklusif dan berkelanjutan. Kata Kunci : ICOR, Efisiensi Investasi, Daya Tarik Investasi, Pertumbuhan Ekonomi
Copyrights © 2025