JOGED
Vol 24, No 2 (2025): OKTOBER 2025

PANCA MAHA BUTA: KESEIMBANGAN EKOLOGI DAN HARMONI ALAM SEMESTA DALAM SEBUAH FILM TARI

Aji, Yosef Adityanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Nov 2025

Abstract

ABSTRAKPanca Maha Buta merupakan karya yang dikategorikan sebagai film tari. Karya ini merupakan kolaborasi antara tari dan sinema sehingga menjadi satu kesatuan bentuk estetika visual. Proses penciptaan Panca Maha Buta menggunakan metode koreografi dan sinematografi, di mana masing-masing pendekatan saling berkaitan dan saling melengkapi. Karya ini ditarikan oleh delapan penari, menceritakan kisah perjalanan seorang perempuan dalam mencari keseimbangan ekologi dan harmoni alam. Panca Maha Buta terbagi dalam enam adegan, yang masing-masing adegan menggunakan lokasi yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk memperkuat konsep berkarya yang sesuai dengan konsep dan tema cerita. Panca Maha Buta menggunakan dua konsep utama dalam penyajiannya, yaitu film tari naratif dan film tari abstrak atau konseptual.ABSTRACTPanca Maha Buta is a work categorized as a dance film. This work is a collaboration between dance and cinema so that it becomes a unified form of visual aesthetics. The creation process of Panca Maha Buta uses choreography and cinematography methods, where each approach is interconnected and complementary. This work is danced by eight dancers, telling the story of a woman's journey seeking ecological balance and natural harmony. Panca Maha Buta is divided into six scenes, each scene using a different location. This aims to strengthen the concept of working in accordance with the concept and theme of the story. Panca Maha Buta uses two main concepts in its presentation, namely narrative dance film and abstract or conceptual dance film.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

joged

Publisher

Subject

Description

JOGED merangkai beberapa topik kesenian yang terkait dengan fenomena, gagasan konsepsi perancangan karya seni maupun kajian. Joged merupakan media komunikasi, informasi, dan sosialisasi antar insan seni perguruan tinggi ke masyarakat ...