Rumah Singgah Tuan Kadi adalah sebuah bangunan bersejarah yang berperan sebagai pusat promosi budaya Melayu Riau di Pekanbaru. Struktur ini dibangun pada tahun 1895 oleh seorang pedagang terkenal dan memiliki makna sejarah yang mendalam sebagai tempat istirahat bagi Sultan Syarif Qasim II. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif untuk mengeksplorasi peran Rumah Singgah Tuan Kadi dalam menjaga dan mempromosikan budaya Melayu, serta pengaruhnya terhadap ekonomi lokal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rumah ini aktif digunakan untuk pendidikan sejarah, kunjungan wisata budaya, dan pameran artefak dari budaya Melayu Riau. Meskipun demikian, upaya promosi budaya melalui platform media sosial masih kurang maksimal dan tidak melibatkan masyarakat sekitar secara optimal. Diperlukan kerjasama antarlembaga dan dukungan pemerintah untuk merawat dan mengembangkan program promosi budaya secara berkelanjutan. Rumah Singgah Tuan Kadi tidak hanya menjadi simbol sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki potensi untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui kegiatan wisata budaya.
Copyrights © 2025