Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan STEAM dalam pembelajaran IPA terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemahaman materi siswa sekolah dasar di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran IPA dengan pendekatan STEAM melalui kegiatan proyek yang mengintegrasikan unsur sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis dan pemahaman materi siswa setelah penerapan pendekatan STEAM. Peningkatan ini terlihat dari hasil posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest dan diperkuat oleh hasil analisis statistik yang menunjukkan nilai signifikansi < 0,05. Dengan demikian, pembelajaran berbasis STEAM terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2024