Narasi lokal menjadi bagian yang sangat penting dalam membangun daya tarik wisata budaya pada situs Makam Raja Sidabutar di Tomok, Samosir. Narasi lokal yang berisi legenda leluhur, sejarah marga, simbol gorga, dan nilai spiritual Batak Toba terbukti memberi kontribusi besar dalam membentuk pengalaman interpretatif wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denan observasi dan wawancara langsung ke situs sejarah Makam Raja Sidabutar. Temuan dari observasi dan wawancara menunjukkan bahwa narasi tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi faktual, tetapi juga sebagai medium pembangun makna dan konstruksi realitas melalui cerita. Peran pemandu wisata menjadi kunci dalam menghubungkan wisatawan dengan konteks budaya situs, selaras dengan prinsip interpretasi warisan budaya yang menekankan pada penyampaian makna. Narasi lokal juga berperan sebagai penanda (marker) dalam sistem daya tarik wisata. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan seperti ketidakkonsistenan isi cerita dan keterbatasan media interpretasi. Penelitian ini menegaskan urgensi standarisasi materi narasi, peningkatan kapasitas pemandu, serta pelibatan masyarakat lokal guna mendukung keberlanjutan pengelolaan warisan budaya.
Copyrights © 2025