Penelitian tindakan kelas ini bertujuan menganalisis peningkatan hasil belajar mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) pada mata kuliah Filsafat Pendidikan. Subjek penelitian adalah 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, kelas 02 angkatan 2024. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya keterlibatan mahasiswa dalam diskusi konseptual dan capaian hasil belajar yang belum memenuhi kriteria ketuntasan klasikal. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan model spiral Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar kognitif, lembar observasi aktivitas mahasiswa, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa secara signifikan. Persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 53,33% pada siklus I menjadi 88,33% pada siklus II, sehingga terjadi peningkatan sebesar 35 poin persentase. Peningkatan hasil belajar tersebut diikuti oleh perubahan positif pada aspek proses, yakni meningkatnya keaktifan mahasiswa dalam mengemukakan pendapat, kemampuan mengaitkan konsep filsafat dengan konteks pendidikan kejuruan, serta meningkatnya kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Temuan ini selaras dengan berbagai hasil penelitian terkini yang menyimpulkan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi di pendidikan tinggi.
Copyrights © 2025