Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan QRIS dan risiko pengeluaran impulsif terhadap disiplin penganggaran keuangan pribadi di kalangan mahasiswa di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Sampel terdiri dari 50 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis regresi menunjukkan persamaan Y = 25,216 + 0,340X₁ – 0,524X₂, yang menunjukkan bahwa intensitas penggunaan QRIS berpengaruh positif, sedangkan risiko pengeluaran impulsif berpengaruh negatif terhadap disiplin keuangan pribadi. Hasil uji-t menunjukkan bahwa intensitas penggunaan QRIS memiliki nilai t sebesar 1,10 < t-tabel 2,011 dengan tingkat signifikansi 0,277 > 0,05, yang berarti tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, risiko pengeluaran impulsif memiliki nilai t sebesar -2,994 < t-tabel 2,011 dengan tingkat signifikansi 0,004 < 0,05, yang menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan. Hasil uji F menunjukkan nilai F 7,388 > F tabel 3,20 dengan signifikansi 0,002 < 0,05, yang berarti kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap disiplin keuangan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,239, yang berarti 23,9% variasi disiplin keuangan dijelaskan oleh kedua variabel, sementara 76,1% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata kunci: QRIS, pengeluaran impulsif, disiplin keuangan, pelajar.
Copyrights © 2025