Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11

Efektivitas Glutamin Oral Sebagai Terapi Mukositis Oral Pada Pasien Kanker Dengan Radioterapi Dan Atau Kemoterapi: Evidence-Based Case Report

Adiningrat, Arina Fatharani (Unknown)
Wulandari, Yohannessa (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2025

Abstract

Pasien yang menjalani radioterapi dan atau kemoterapi berisiko tinggi mengalami mukositis oral akibat toksisitas terapi. Efek samping mukositis oral ini berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas, penurunan kualitas hidup, perpanjangan lama rawat inap, serta penundaan pengobatan kanker. Glutamin merupakan asam amino yang berperan sebagai sumber energi dan donor nitrogen dalam proses penyembuhan jaringan yang rusak akibat radioterapi dan atau kemoterapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas glutamin oral sebagai terapi mukositis oral pada pasien dengan radioterapi dan atau kemoterapi. Pencarian literatur dilakukan pada tiga database besar yaitu Pubmed, Cochrane Library, dan Scopus menggunakan kriteria eligibilitas. Literatur dilakukan pada tahun 2000–2021. Terdapat dua artikel meta-analisis yang relevan dengan pertanyaan klinis dan kriteria eligibilitas. Kedua meta-analisis tersebut menunjukkan bahwa glutamin oral menurunkan kejadian mukositis berat sebesar 47–53% (RR 0,47–0,48), memperpendek durasi mukositis berat hingga 3–4 hari, serta menurunkan kebutuhan opioid (RR 0,65), penggunaan selang makan (RR 0,58–0,61), dan interupsi terapi (RR 0,63–0,70). Hasil penelitian menunjukkan glutamin oral efektif sebagai terapi mukositis oral pada pasien dengan radioterapi dan atau kemoterapi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...