Persaingan merek lokal yang semakin ketat di media sosial membuat Kemaiu menghadapi tantangan dalam mempertahankan perhatian dan keterlibatan konsumennya. Aktivitas konten yang sudah cukup aktif tersebut belum memberikan gambaran jelas mengenai seberapa besar kontribusinya dalam membentuk brand equity di mata konsumen. Permasalahan ini menjadi penting untuk dikaji agar strategi digital yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam memperkuat posisi merek. Penelitian ini bertujuan menganalisis brand engagement konsumen terhadap produk Kemaiu di media sosial dengan menggunakan dimensi brand equity yang mencakup empat dimensi, yaitu brand awareness, brand association, perceived quality, dan brand loyalty. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi kualitatif. Data primer diperoleh melalui pengamatan aktivitas Kemaiu di Instagram dan Tiktok. Lalu, data sekunder diperoleh melalui studi literatur dari artikel jurnal yang membahas peran media sosial memperkuat ekuitas merek. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas media sosial Kemaiu, berupa konsistensi konten, identitas visual, storytelling, serta penggunaan testimoni, berkontribusi pada peningkatan kesadaran merek, pembentukan asosiasi merek yang relevan, peningkatan persepsi kualitas, dan penguatan loyalitas konsumen. Selain itu, elemen visual yang khas turut memperkuat aset merek yang membuat Kemaiu mudah dikenali di platform digital. Penelitian ini masih memiliki keterbatasan dan disarankan untuk mencari gambaran yang lebih mendalam mengenai perilaku brand engagement. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi media sosial bagi Kemaiu maupun merek lokal lainnya untuk memperkuat brand equity di era digital.
Copyrights © 2026