Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan iklim pembelajaran terhadap penyerapan pengetahuan dan kualitas layanan sosial-ekonomi di Gereja Katolik, dengan mempertimbangkan peran kepribadian proaktif sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik analisis PLS-SEM dan melibatkan 79 responden umat Katolik di Kota Surakarta. Instrumen penelitian diadaptasi dari penelitian sebelumnya dan telah terbukti valid serta reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel signifikan secara statistik. Kepemimpinan transformasional terbukti memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan penyerapan pengetahuan dan kualitas layanan. Selain itu, iklim pembelajaran dan kepribadian proaktif berperan sebagai mediator yang memperkuat jalur pengaruh tersebut. Penyerapan pengetahuan menjadi faktor paling dominan dalam menentukan kualitas layanan. Temuan ini memperkuat relevansi teori pembelajaran sosial dalam konteks organisasi keagamaan, serta menegaskan pentingnya kepemimpinan dan budaya belajar dalam mendukung pelayanan gereja yang lebih adaptif dan berdampak sosial.
Copyrights © 2025