Perawat yang melaksanakan pekerjaannya tidak sesuai dengan pola asuhan keperawat, ditandai adanya keluhan pada pemakai jasa keperawatan yang merasa kurang puas akan pelayanan yang diberikan, hal tersebut menandakan kurangnya kinerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah gaya kepemimpinan, motivasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda dengan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 3,859. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 3,427. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 4,010. Secara keseluruhan gaya kepemimpinan, motivasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 14,982. Secara langsung gaya kepemimpinan tanpa melalui Motivasi kerja berpengaruh signifikan tehadap kinerja perawat sebesar 0,432. Gaya kepemimpinan tanpa melalui kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 0,402 sedangkan motivasi kerja tanpa melalui kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 0,359. Motivasi kerja tanpa melalui kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 0,317. Sehingga didapat kesimpulan bahwa secara parsial maupun simultan variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen namun bila menggunakan variabel intervening maka didapat hasil variabel tersebut tidak berpengaruh positif dan signifikan.
Copyrights © 2025