This study examines the dual role of Islamic boarding school leaders who also serve in legislative bodies. Using a qualitative case study approach, this research analyzes the motivations, da'wah strategies, role conflicts, and socio-religious impacts of the political involvement of H. Musyaffa', Lc., the leader of the Al-Fattah Islamic Boarding School and a member of the Central Java Provincial Legislative Council (DPRD). The research findings indicate da'wah-based political involvement, supported by moral authority, but facing challenges in the form of role conflicts and public expectations. This study contributes to the understanding of the relationship between religious leadership and contemporary political dynamics in Indonesia. Penelitian ini mengkaji peran ganda pemimpin pondok pesantren yang sekaligus berkiprah dalam lembaga legislatif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, penelitian ini menganalisis motivasi, strategi dakwah, konflik peran, serta dampak sosial-keagamaan dari keterlibatan politik H. Musyaffa’, Lc., pemimpin Pondok Pesantren Al-Fattah sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Temuan penelitian menunjukkan adanya keterlibatan politik berbasis dakwah yang ditopang oleh otoritas moral, namun menghadapi tantangan berupa konflik peran dan ekspektasi publik. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman hubungan antara kepemimpinan religius dan dinamika politik kontemporer di Indonesia.
Copyrights © 2025