Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan, terutama pada masa remaja. Remaja putri sering kali menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka, termasuk ketidaktahuan mengenai hal-hal mendasar seperti menstruasi, kehamilan, serta pencegahan penyakit menular seksual. Pendidikan kesehatan yang diberikan secara tepat dapat membantu remaja putri untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi sikap mereka dalam menjalani kehidupan yang sehat. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan Pendidikan kesehatan dan meningkatkan sikap remaja putri tentang kesehatan reproduksi di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Metode yang digunakan dalam program ini adalah edukasi pendidikan kesehata, dengan evaluasi kegiatan menggunakan desain pre eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. peserta berjumlah 32 remaja putri. Pengumpulan data evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur sikap remaja putri terhadap kesehatan reproduksi sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap positif terhadap Kesehatan reproduksi, dari sebelumnya sebagian besar remaja putri memiliki kategori sikap negatif (65,6%) menjadi hampir seluruhnya menunjukkan sikap positif (87,5%) setelah diberikan Pendidikan kesehatan. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank, diperoleh nilai p-value = 0,000 (< 0,05). Hal ini menegaskan bahwa pendekatan pendidikan yang berfokus pada pemberian informasi yang benar dan relevan dapat meningkatkan pengetahuan serta merubah sikap remaja terhadap topik-topik kesehatan reproduksi yang sangat penting bagi masa depan mereka
Copyrights © 2025