Pada tahun 2023 Pemerintah Kota Bima menyelenggarakan proyek penanganan long segmen jalan Melayu-Kolo untuk meningkatkan mobilitas antara masyarakat pesisir dan perkotaan. Kegiatan proyek dilakukan dengan sistem pemeliharaan jalan pada batas segmentasi penanganan secara berurutan dan mememiliki beberapa ruas dalam satuan panjang jalan, bertujuan untuk mendapatkan kondisi jalan yang memenuhi standar operasional secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui mengetahui perencanaan tebal perkerasan lentur dan kaku. Metode yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan pedoman manual desain perkerasan jalan 2017. Berdasarkan hasil perhitungan penanganan perkerasan lentur dapat dilakukan pada semua segmen memiliki dengan hasil tebal perkerasan yang sama, AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm , AC Base cm LPA Kelas A 40 cm. Sedangkan perkerasan kaku dihitung pada segmen 2 dikarenakan disegmen ini kondisi eksisting lapangan pada beberapa titik sering terjadi genangan dan longsoran tebing yang menimbun badan jalan. Berdasarkan hasil perhiungan didapat tebal pelat beton 265 mm, lapis pondasi (LMC) 100 mm, lapis drainase (LFA Kelas A), Sambungan Dowel dan Beton.
Copyrights © 2025