Manajemen kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan kualitas pendidikan dengan mendorong pengembangan profesional pendidik melalui penggunaan RPP, jurnal, alat penilaian, dan Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai sarana untuk memantau pembelajaran dan menilai kinerja (SKP). Peningkatan kompetensi para guru dilakukan melalui kegiatan MGMP, MGP, serta kerja sama internal, sementara pengelolaan keuangan dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan partisipatif. Tantangan seperti rendahnya semangat belajar yang dipengaruhi oleh media sosial diatasi dengan menerapkan kebijakan disiplin, melarang penggunaan ponsel, dan membina karakter siswa. Kepala sekolah menerapkan pendekatan persuasif untuk mengatasi masalah yang dihadapi guru terkait kurikulum dan beban kerja. Secara keseluruhan, pola kepemimpinan yang bersifat partisipatif, kolaboratif, dan transformatif bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru, kualitas pembelajaran, serta pembentukan karakter siswa melalui komunikasi yang terbuka dan budaya kerja yang positif, sehingga menghasilkan lingkungan pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025