The Indonesian Journal of General Medicine
Vol. 21 No. 1 (2025): The Indonesian Journal of General Medicine

Asosiasi Kategori LI-RADS (Liver Imaging Reporting and Data System) dengan Diagnosis Histopatologis Karsinoma Hepatoseluler: Tinjauan Sistematis dan Sintesis Bukti Tingkat Tinggi

Fidi Kusuma (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2025

Abstract

Pendahuluan: Karsinoma Hepatoseluler (HCC) adalah keganasan hati primer yang sering didiagnosis melalui pencitraan non-invasif (CT/MRI/CEUS) menggunakan panduan Liver Imaging Reporting and Data System (LI-RADS). LI-RADS mengklasifikasikan lesi hati menjadi kategori probabilitas risiko (LR-1 hingga LR-5) dan kategori keganasan non-HCC (LR-M). Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan bukti tingkat tinggi (sintesis meta-analisis data pasien individual/IPD) mengenai kinerja diagnostik kategori LI-RADS terhadap diagnosis histopatologis sebagai standar baku emas. Metode: Tinjauan sistematis dan sintesis bukti tingkat tinggi (umbrella review) ini mengintegrasikan hasil dari meta-analisis akurasi diagnostik utama yang melibatkan lebih dari 15 studi primer. Kriteria inklusi adalah studi akurasi diagnostik pada pasien berisiko tinggi HCC (sirosis atau HBV kronis non-sirosis) yang menggunakan klasifikasi LI-RADS (v2014, v2017, atau v2018) dan konfirmasi diagnosis melalui histopatologi. Kualitas studi dinilai menggunakan alat Quality Assessment of Diagnostic Accuracy Studies 2 (QUADAS-2). Metrik kinerja gabungan (Sensitivitas, Spesifisitas, Diagnostic Odds Ratio) dan Odds Ratio (OR) multivariabel fitur mayor diekstraksi. Hasil: Sintesis data dari kohort gabungan yang mencakup lebih dari 11.000 observasi mengkonfirmasi kinerja signifikan LI-RADS. Kategori LR-5 (CT/MRI) menunjukkan Spesifisitas Gabungan yang sangat tinggi, berkisar antara 92% hingga 97.6% 1, dengan DOR gabungan yang kuat sebesar 27.8 (95% CI: 20.6–37.7).3 Sensitivitas gabungan LR-5 lebih moderat (sekitar 67%–74%).1 Analisis multivariabel menunjukkan fitur Nonperipheral Washout (OR 13.2) dan Nonrim APHE (OR 10.3) 4 memiliki asosiasi independen terkuat dengan HCC, sementara Threshold Growth tidak signifikan (P=0.19).4 Kategori LR-M adalah 93% keganasan 5, tetapi secara mengejutkan, 36% hingga 48% dari lesi ini dikonfirmasi sebagai HCC atipikal 5, bukan Kolangiokarsinoma intrahepatik (iCCA). Penggunaan penanda biokimia (AFP dan INR) dapat memprediksi HCC atipikal dalam LR-M dengan nilai prediksi positif (PPV) sebesar 75%.6 Diskusi: Spesifisitas luar biasa LR-5 memvalidasi diagnosis non-invasif. Namun, sensitivitas rendah LR-5 pada lesi kecil (55% untuk lesi 10–19 mm) 8 dan kompleksitas LR-M yang mengandung subtipe HCC agresif menyoroti perlunya biopsi terarah dan manajemen yang lebih agresif untuk kategori probabilitas menengah. Kegagalan fitur Threshold Growth dalam analisis multivariabel menegaskan bahwa fitur dinamika vaskular adalah pendorong diagnostik utama. Kesimpulan: LI-RADS adalah alat stratifikasi risiko yang sangat spesifik dan signifikan untuk HCC (LR-5). Kategori LR-M dan kategori menengah (LR-3, LR-4) mewakili tantangan diagnostik dan memerlukan integrasi data pencitraan atipikal dengan penanda klinis (AFP, INR) untuk memandu keputusan biopsi guna memastikan deteksi HCC atipikal dan keganasan non-HCC.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ijgm

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health Veterinary

Description

ims: The Indonesian Journal of General Medicine aims to advance the field of medicine by disseminating high-quality research findings that are accessible to a broad audience of healthcare professionals, researchers, and policymakers. The journal is committed to supporting the development of medical ...