Persoalan sampah telah menjadi salah satu isu lingkungan yang terus menghantui berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di lingkungan pendidikan. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari pencemaran tanah dan air, penyebaran penyakit, hingga terganggunya kenyamanan serta estetika lingkungan sekitar. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memiliki pemahaman menyeluruh mengenai jenis-jenis sampah serta cara pengelolaannya yang benar, untuk itu, dibutuhkan langkah konkret dalam membangun kesadaran ekologis di kalangan santri. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi dengan metode penyampaian yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik dan mudah diterima oleh peserta didik. Selain mengenalkan konsep dasar seperti reduce, reuse, dan recycle (3R), penting pula untuk menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana teknologi juga dapat berperan dalam pengelolaan lingkungan, yang dalam hal ini dikenal dengan konsep green computing. kegiatan sosialisasi “Gerakan Bijak Kelola Sampah” diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi edukatif di tengah realita pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan, khususnya di lingkungan pondok pesantren.
Copyrights © 2025