Kemiskinan masih menjadi permasalahan utama dalam pembangunan di Indonesia, meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk menekannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan investasi terhadap tingkat kemiskinan di 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2023. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersifat cross-section dan dianalisis dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, artinya peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat menurunkan tingkat kemiskinan secara nyata. Sebaliknya, investasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kemiskinan, yang kemungkinan disebabkan oleh alokasi yang belum optimal atau belum menyasar kelompok miskin secara langsung. Secara simultan, IPM dan investasi berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 48,1%. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan IPM sebagai strategi utama dalam pengentasan kemiskinan, disertai dengan kebijakan investasi yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
Copyrights © 2025