Hasina: Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah
Jurnal Hasina menerima artikel hasil penelitian ilmiah yang memiliki fokus pada bidang akuntansi, ekonomi manajemen, dan bisnis yang berbasis syariah maupun umum hasil riset penelitian interdisiplin, multidisiplin, maupun cross-dicipline. Tulisan yang kami harapkan dapat berupa artikel ilmiah maupun hasil review buku-buku keilmuan karya intelektual terkemuka yang memiliki konteks keindonesiaan beserta heteregonitas kultur dan sosialnya.
Articles
38 Documents
Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Institusional, dan Laverage terhadap Manajemen Laba: (Studi pada BEI Sektor Tambang Batubara)
Setiyo Hadi Santoso;
Friyanto
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1382
Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengaruh manajemen kepemilikan, institusional, dan laverage terhadap manajemen laba baik di industri parsial maupun simultan pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) di sektor batubara selama 2016-2020. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perusahaan Batubara yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selama periode 2016-2020. Untuk sampel yang terpilih menggunakan Teknik purposive sampling yang mana dipilih berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Dari 26 perusahaan, 6 perusahaan telah mendapatkan kriteria yang telah ditentukan dalam penelitian. Hasil uji menunjukkan bahwa manajemen kepemilikan memiliki dampak positif terhadap manajemen laba. Sementara manajemen institusional tidak memiliki dampak positif yang signifikan terhadap laba. Sedangkan manajemen laverage memiliki dampak negative terhadap laba. Kondisi ini menunjukkan bahwa ketiga variable memiliki relasi simultan terhadap manajemen laba.
Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan dalam Perspektif Islam
Ihsanul Windasari
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1395
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan pondok pesantren, mengingat tuntutan akan transparansi dan akuntabilitas telah menjadi standar dalam aktivitas lembaga, baik publik maupun swasta. Meskipun demikian, dalam konteks keagamaan, seringkali transparansi dan akuntabilitas tidak dianggap sebagai hal yang penting, terutama dalam bentuk pelaporan akuntansi. Penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan konsep yang sesuai untuk menerapkan ilmu akuntansi dalam entitas keagamaan seperti Pondok Pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif untuk menggali pemahaman unik tentang prinsip-prinsip akuntabilitas dari perspektif pengurus Pondok Pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patuh pengurus, baik dalam konteks keorganisasian maupun non-organisasi, menjadi pedoman dalam pengelolaan keuangan pondok pesantren. Setiap program dan kegiatan didasarkan pada persetujuan dan masukan dari kyai, termasuk dalam hal pertanggungjawaban keuangan yang dilaksanakan dengan baik dan amanah. Pengurus menyeimbangkan hubungan dengan Tuhan dan manusia sebagai pedoman dalam melestarikan budaya tanggung jawab yang mencerminkan sifat seorang beriman dan bertaqwa. Pertanggungjawaban (akuntabilitas) dilakukan kepada Tuhan dan manusia (pemimpin organisasi dan pemberi amanah lainnya) sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya jujur dan amanah dalam kehidupan sehari-hari.
Dampak Partisipasi Anggaran terhadap Persenjangan Anggaran
Nur Aisyah
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1400
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh partisipasi terhadap kesenjangan anggaran. Metode penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Penentuan sampel memakai purposive sampling yaitu sebanyak 60 sampel. Teknik analisis dari penelitian ini menggunakan Smart PLS 3.0. Hasil penelitian ini adalah Partisipasi anggaran berpengaruh positif terhadap adanya senjangan anggaran pada perusahaan konstruksi yang tergabung pada Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Surabaya.
Memahami Hilangnya Kontrak Mudharabah Perbankan Syariah:: Sudut Pandang Akademisi Islam Kontemporer
Nufidatul Mahmudah
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1481
Penelitan ini bertujuan untuk memahami hilangnya kontrak mudharabah di perbankan syariah Indonesia berdasarkan sudut pandang akademisi Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan teknik analisis data fenomenologi transcendental yang dicetuskan oleh Edmund Husserl. Hasil dari penelitian ini yaitu akademisi Islam kontemporer pertama memaknai mudharabah sebagai kontrak kerjasama yang simple tetapi high risk. Akademisi Islam kontemporer kedua memaknai mudharabah sebagai kerjasama yang menguntungkan tetapi belum cocok diterapkan di Indonesia. Berdasarkan kedua pendapat tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa makna mudharabah secara teoritis adalah kerjasama yang sederhana dan menguntungkan, namun kontrak tersebut sangat beresiko sehingga masih belum cocok diterapkan di Indonesia. Resiko yang sangat besar dalam pembiayaan mudharabah tersebut membuat bank syariah enggan untuk mengaplikasikannya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menyarankan agar bank syariah tetap mengaplikasikan kontrak mudharabah dengan menuntut adanya proses akuntansi sebagai akuntabilitas pihak nasabah sebagai mudharib terhadap perbankan syariah sebagai shahibulmaal.
Persepsi Guru MA Raudlatul Ulum 2 Gondanglegi terhadap Bank Syariah
Putri Wulan Suci;
Robiatul Adawiyah;
Putri Nadiyatus Sholihah
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1486
This study aims to explore the perceptions of teachers at Madrasah Aliyah (MA) Raudhatul Ulum 2 Gondanglegi towards Islamic banks. The research method used is qualitative research, where data were collected through in-depth interviews with the Principal, School Treasurer, and Homeroom Teacher of Class XI MA Raudhatul Ulum 2 Gondanglegi. The results of the study indicate that teachers have diverse views on Islamic banks. The Principal and Homeroom Teacher of Class IX view Islamic banks positively. The Principal emphasizes the social function of Islamic banks in supporting religious activities such as the Hajj and the Homeroom Teacher of Class XI views Islamic banks as riba-free banks. In contrast, the School Treasurer considers Islamic banks as less popular institutions and has procedures that are considered complicated, which reduces interest in using Islamic banking services. These findings indicate that although Islamic banks have great potential in providing financial solutions that are in accordance with Islamic principles, challenges in terms of understanding and user experience remain major barriers to wider adoption among the community.
Peran Penting Manajemen Usaha dalam Pengembangan Usaha Mikro Bidang Kuliner di Kota Malang
RR. Suci Palasari;
Danira Irin Wijayanti;
Fahrul Ulum
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1489
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Usaha mikro binaan BAZNAS bergerak di beberapa sektor, salah satunya di bidang kuliner. BAZNAS melakukan pendampingan khusus bagi pelaku usaha mikro untuk menerapkan manajemen usaha supaya dapat tertata dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penting manajemen usaha dalam pengembangan usaha bagi pelaku usaha mikro binaan BAZNAS. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran manajemen usaha dalam pengembangan usaha mikro dan memberikan rekomendasi yang berguna bagi BAZNAS serta lembaga lain yang memiliki program serupa. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif. Sampel yang digunakan adalah pelaku usaha mikro binaan BAZNAS yang ada di kota Malang, rata-rata usaha yang dijalankan dibidang kuliner. Data yang dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Aspek-aspek manajemen perusahaan memberikan pedoman untuk melakukan manajemen usaha. Meskipun usaha mikro, perlu melakukan manajemen usaha agar dapat melaksanakan prinsip-prinsip manajemen sehingga dapat mengevaluasi usahanya dan mengetahui bagaimana usahanya berkembang. Pelaku usaha mikro binaan BAZNAS pada bidang kuliner rata-rata belum menerapkan aspek-aspek tersebut dengan maksimal, dikarenakan beberapa faktor seperti kualitas SDM yang rendah dan keterbatasan modal. Keterbatasan-keterbatasan ini lah yang membuat BAZNAS melakukan pendampingan dengan memberikan pelatihan-pelatihan agar para pelaku usaha kuliner dapat menerapkan manajemen usaha dengan efektif dan efisien. Penggunaan analisis SWOT juga harus diperhatikan sebagai bahan pertimbangan mereka sebagai strategi untuk dapat mengalahkan pasar di luar wilayah mereka.Pemerintah dan lembaga terkait harus memberikan perhatian yang lebih besar kepada pelaku usaha mikro sebagai bagian dari perekonomian rakyat, terutama dalam hal pembinaan dan sumber pendanaan.
Persepsi Masyarakat terhadap Perbankan Syariah:: Studi Kasus Nasabah Bank Syariah Indonesia
Firda Durrotun Nafisah
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1490
This study aims to explore public perceptions of Islamic banking. The research method used is qualitative research, where data is collected through in-depth interviews with Islamic bank customers. The results of this study indicate that although there is a growing awareness of Islamic banking as an alternative that is in accordance with Islamic principles, there is still a lack of understanding of its core concepts among the public. This study identifies challenges such as limited education about Islamic banking, lack of socialization, and product complexity that hinder the growth of Islamic banking. This study suggests that innovative and proactive educational efforts are needed to develop more accessible products and increase public acceptance of Islamic banking services.
Etika Bisnis dalam Kewirausahaan Santri: Antara Profit dan Keberkahan
Muhammad Nailul Author
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1510
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan etika bisnis dalam konteks kewirausahaan santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Gading, Malang. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami bagaimana santri menyeimbangkan antara orientasi profit dan pencapaian keberkahan dalam praktik kewirausahaan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Responden penelitian terdiri dari santri yang terlibat dalam berbagai usaha yang dijalankan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri memiliki pemahaman yang kuat tentang etika bisnis Islami, yang tercermin dalam praktik kewirausahaan mereka. Santri cenderung mengedepankan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan usaha. Selain itu, mereka menghadapi dilema antara pencapaian profit dan keberkahan, dengan banyak dari mereka yang berusaha mengintegrasikan kedua aspek tersebut dalam keputusan bisnis. Penelitian juga menemukan bahwa keberkahan, yang diartikan sebagai ketenangan jiwa dan manfaat sosial, menjadi parameter penting dalam pengukuran keberhasilan usaha mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai etika bisnis Islam dapat diterapkan dalam praktik kewirausahaan, khususnya di kalangan santri. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pesantren lain dalam mengembangkan program kewirausahaan yang berlandaskan pada nilai-nilai etika dan spiritual, serta memberikan wawasan baru dalam literatur mengenai kewirausahaan Islami.
Strategi Pemasaran Syariah yang Efektif untuk Start-Up: Studi Kasus pada Perusahaan Rintisan di Sektor Konsumsi
Muhammad Nailul Author
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1511
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran syariah yang efektif pada perusahaan rintisan di sektor konsumsi, dengan fokus khusus pada Sayurbox, sebuah start-up yang menyediakan produk pangan segar dan halal. Mengingat pentingnya memahami penerapan prinsip-prinsip syariah dalam pemasaran, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana strategi tersebut dapat memengaruhi loyalitas konsumen dan daya saing perusahaan dalam pasar yang kompetitif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajer pemasaran, pendiri Sayurbox, serta pelanggan. Selain itu, observasi langsung terhadap kegiatan pemasaran dan studi dokumentasi dilakukan untuk memperoleh informasi yang komprehensif tentang praktik pemasaran yang diterapkan. Validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber dan member checking untuk memastikan keakuratan informasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sayurbox telah berhasil menerapkan strategi pemasaran syariah dengan memfokuskan pada nilai-nilai kehalalan, keadilan, dan keberlanjutan. Pemasaran berbasis nilai ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen, tetapi juga menciptakan citra merek yang kuat di pasar. Meskipun menghadapi tantangan seperti persaingan harga dan kurangnya pemahaman konsumen tentang pemasaran syariah, Sayurbox berhasil memanfaatkan platform digital untuk mengedukasi pasar tentang manfaat produk halal. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran syariah yang efektif dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi perusahaan rintisan di sektor konsumsi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur pemasaran syariah dan membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut dalam konteks perusahaan rintisan.
Strategi Pemasaran Digital untuk Produk Halal: Analisis Efektivitas dan Dampaknya pada Penjualan di E-Commerce
Muhammad Nailul Author
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 1 No 1 (2024): Edisi 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35897/hasina.v1i1.1512
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran digital PT. Halal Mart Indonesia dalam meningkatkan penjualan produk halal melalui platform e-commerce. Dengan semakin meningkatnya minat konsumen terhadap produk halal, penting bagi perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif dan relevan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode mixed-method yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan melalui survei terhadap 100 konsumen yang telah melakukan pembelian di e-commerce PT. Halal Mart Indonesia dalam enam bulan terakhir. Kuesioner yang digunakan mengukur pengaruh berbagai strategi pemasaran digital, seperti SEO, media sosial, email marketing, dan iklan berbayar, terhadap keputusan pembelian. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga anggota tim pemasaran digital perusahaan untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai implementasi strategi dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi SEO dan media sosial merupakan dua strategi yang paling efektif, dengan kontribusi masing-masing terhadap penjualan sebesar 35% dan 30%. Selain itu, analisis kuantitatif menunjukkan hubungan signifikan antara penerapan strategi pemasaran digital dan peningkatan penjualan (p < 0,05). Temuan dari wawancara mengungkapkan pentingnya konten interaktif dan tantangan dalam pelaksanaan iklan berbayar. Secara keseluruhan, penelitian ini merekomendasikan agar PT. Halal Mart Indonesia fokus pada penguatan strategi SEO dan media sosial, serta mengembangkan konten yang lebih terarah untuk meningkatkan loyalitas dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pemasaran digital di industri halal dan e-commerce.