Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu penyiraman terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium cepa L.) varietas Magelang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2024 di Lahan Bandongan Teaching Farm serta Laboratorium Agronomi dan Fisiologi Tanaman Universitas Tidar. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial 2×2 dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas waktu penyiraman pagi (W1) dan sore (W2) yang dikombinasikan dengan jenis media tanam berbeda. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar dan kering bagian atas tanaman, berat segar dan kering akar, berat umbi per rumpun, serta luas daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu penyiraman tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah varietas Magelang. Namun demikian, penyiraman pagi hari (W1) cenderung menghasilkan pertumbuhan vegetatif yang lebih baik, sedangkan penyiraman sore hari (W2) lebih mendukung kestabilan kelembaban tanah serta pertumbuhan akar. Temuan ini memberikan gambaran bahwa pengaturan waktu penyiraman dapat memengaruhi aspek fisiologis bawang merah meskipun tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik.
Copyrights © 2025