Krisis petani muda di sektor pertanian dan dominasi petani tua mempengaruhi keberlanjutan terutama produktivitas pertanian dan kesehatan ekonomi pedesaan, sehingga mengancam ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian. Sehubungan dengan itu, pemerintah merancang program YESS (Youth Entrepreneurship and Employment Support Services) yang mulai dijalankan sejak tahun 2019 dengan kerjasama dan dukungan pendanaan dari IFAD (International Fund for Agriculture Development). Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan pendapatan usahatani petani muda sesudah menerima dana hibah kompetitif program YESS di Kabupaten Banjar tahun 2022. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Banjar, pada dua kecamatan yaitu Kecamatan Astambul dan Kecamatan Karang Intan dari bulan Juli hingga November 2024. Metode yang digunakan adalah metode sensus dengan jumlah responden sebanyak 35 petani muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan uji statistik paired t test guna membandingkan pendapatan usahatani petani muda sebelum dan sesudah menerima hibah kompetitif. Hasil penelitian menunjukkan H0 diterima dan H1 ditolak yang berarti tidak terdapat perbedaan pendapatan usahatani sebelum dan sesudah menerima hibah kompetitif program YESS tahun 2022, namun terjadi kenaikan rata-rata pendapatan usahatani sebesar Rp 7.531.518 atau 35%. Berdasarkan hasil perhitungan pemberian dana hibah kompetitif program YESS memberikan dampak positif terhadap pendapatan usahatani petani muda.
Copyrights © 2025