Petani sayuran bayam dan sawi di Kecamatan Labuan Amas Selatan, sebagai produsen konsisten di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menghadapi kendala sumber daya terbatas yang menyebabkan keuntungan belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola tanam yang dapat memaksimalkan keuntungan usahatani dengan mengatasi kendala tersebut. Metode yang digunakan adalah survei terhadap 40 petani responden yang datanya dianalisis menggunakan program linier (Linear Programming) dengan bantuan software Excel add-in Solver. Hasil penelitian menunjukkan pola tanam awal yang mengalokasikan 1,49 borong untuk bayam dan 1,89 borong untuk sawi hanya menghasilkan keuntungan rata-rata sebesar Rp1.841.247. Analisis optimalisasi menunjukkan bahwa keuntungan maksimal sebesar Rp2.607.001 dapat dicapai dengan mengalokasikan seluruh lahan seluas 3,38 borong untuk menanam sayuran sawi saja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa realokasi sumber daya lahan secara penuh pada komoditas sawi merupakan strategi terbaik untuk meningkatkan profitabilitas petani secara signifikan di lokasi penelitian.
Copyrights © 2025